Rest Area di Puncak

posted in: Berita | 0

Taman Wisata Matahari, 1 April 2017. Dalam waktu dekat peranan Taman Wisata Matahari yang selama ini dikenal sebagai tempat rekreasi keluarga dan obyek wisata edukasi akan semakin strategis seiring dengan rencana pembukaan Rest Area Puncak di Taman Wisata Matahari.
kios-pkl-rest-area-taman-wisata-matahariPembangunan Rest Area Taman Wisata Matahari tersebut merupakan salah satu bagian dari program relokasi pedagang kaki lima di kawasan Puncak yang menurut Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bogor, Dace Supriyadi, tidak lama lagi akan segera direalisasikan.

Menurut Dace Supriyadi yang beberapa waktu lalu meninjau ke lokasi relokasi bersama Camat Cisarua, Kepala Desa Tugu Utara, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata dan Direksi PT Sayaga Wisata mengatakan bahwa ada 3 tempat yang akan menjadi relokasi 900 orang PKL.

“900 PKL akan kami relokasi ke tempat milik PTPN VIII, PT Sumber Sari Bumi Pakuan dan Taman Wisata Matahari. Tempat rekokasi itu akan kami jadikan rest area dan menjadi objek wisata belanja dan kuliner,” ujar Dace Supriyadi, Rabu (15/03/2017).

Mantan Kepala Dinas Pendidikan itu juga menambahkan bahwa dari ketiga tempat itu, kemungkinan yang lebih cepat terealisasi adalah di lahan milik Taman Wisata Matahari.

“Masing-masing lahan luasnya 5 hektare dan karena dari tiga lahan di atas hanya Taman Wisata Matahari yang perusahaan milik swasta, saya optimis kerja sama ini segera terealisasi. Rencananya nanti pembangunan tokonya akan dibangun oleh pihak Taman Wisata Matahari,” tambahnya.

Para PKL ini selain akan dibina juga diuntungkan dengan adanya relokasi ini. Salah satunya dibebaskan uang sewa selama beberapa bulan.

“Selain diuntungkan dengan adanya pembinaan dan dibebaskan dari sewa, keuntungan relokasi PKL ini juga didapat oleh wisatawan maupun masyarakat dengan kembalinya Kawasan Puncak menjadi indah, bersih, rapi dan nyaman,” lanjut Dace.

PT Sayaga Wisata yang nantinya akan mengelola rest area ini optimis dengan terjalinnya kerjasama ini makin menarik wisatawan berkunjung ke kawasan Puncak, Bogor.

“Dinas Perindustrian dan Perdagangan dan PT Sayaga Wisata akan sama-sama mengelola rest area ini menjadi salah satu destinasi wisata, tepatnya wisata belanja dan kuliner,” kata Direktur Umum PT Sayaga Wisata Ivan Fadhillah.

Terpisah anggota Komisi II DPRD Kabupaten Bogor Ilham Permana meminta, agar tak sia-sia dalam upaya merokasi para PKL, maka harus ada kajian ekonomi dalam relokasi PKL.

“Dalam merelokasi para PKL ke tempat yang baru harus bisa mendongkrak pendapatan para PKL. Saya sih berharap di tempat yang baru ada penataan yang baik hingga nanti banyak wisatawan yang berkunjung. Oleh karenanya relokasi harus sesuai kajian ekonomi, serta kami minta jangan merusak kelestarian alam di kawasan yang hijau atau daerah resapan air,” pungkas politisi Partai Golkar ini.